DESSERT CAFE, merupakan konsep Patisserie Francois. Dengan konsep makanan cepat saji, one stop dessert cafe, Patisserie Francois menyajikan minuman dingin dan panas, kue-kue kecil, pasta serta yogurt sebagai menu hidangan paling pas untuk meeting dan pelengkap hang out.Yogurt Patisserie Francois dihidangkan dengan dicampurkan topping berupa kue serta buah-buahan. Ada 18 toping untuk yogurt Patisserie Francois.
"Keistimewaan yogurt Patisserie Francois, kita bikin sendiri. Susu yang diminta kadar lemaknya sekian. Asam di dalam yogurt-nya sekian. Untuk bahan dasar yogurt-nya sendiri tetap dari Italia. Tapi susu yang digunakan susu fresh lokal. Harga untuk yogurt sendiri berkisar dari Rp17 ribu sampai Rp39 ribu. Yogurtnya sendiri ada dua rasa, original dan manggo," ujar owner Patisserie Francois Pascal Lasmana, saat ditemui di outlet Patisserie Francois di Plaza Indonesia lantai 2 west lobby.
Yogurt Patisserie Francois memang pantas dibilang istimewa. Sebab, rasa lembut dari yogurt serta asam yang pas begitu memanjakan lidah. Apalagi, jika dicampur dengan topping. Wah, bisa membuat Anda meleleh!
Outlet Patisserie Francois yang ada di Plaza Indonesia terbilang cozy. Di sini orang bisa lebih santai sambil meeting, atau hanya sekadar hang out usai jam kerja.
"Di setiap meja tersedia wi-fi, dan musik disini juga tidak terlalu berisik. Banyak orang yang datang sehabis lunch untuk meeting di sini, karena tidak terlalu banyak orang lalu lalang. Di sini ramainya after lunch, saat three in one berlaku kalau weekdays. Kalau weekend banyak keluarga yang datang," jelas Pascal.
Menyajikan 250 jenis kue, seluruh makanan di Patisserie Francois lebih disesuaikan dengan lidah orang Indonesia. Sementara untuk harga makanannya mulai dari Rp3.000 sampai Rp12.000. Sedangkan untuk minuman dibanderol dari Rp10 ribu sampai Rp30 ribu.
Pastry, dan kue-kue jajanan pasar yang disajikan Patisserie Francois sangat pas untuk menemani santai sore Anda. Apalagi jika hasrat menyemil Anda muncul, namun perut terasa masih kenyang karena porsi makang siang. Rasa gurih, serta "kres" dari pastry yang ada di Patisserie Francois, benar-benar membuat Anda ketagihan untuk hang out lebih lama.
Manis memang dominan dengan beraneka dessert, tapi jangan salah. Rasa manis yang ada dari pastry Patisserie Francois dapat membuat Anda ingin melumatnya lagi, lagi, dan lagi. Hmm?
Untuk diketahui, Patisserie Francois sudah ada dari tahun 1973. Sedangkan untuk outlet Patisserie Francois di Plaza Indonesia mulai dibuka sejak dua bulan lalu. Sampai detik ini, respon pengunjung bagus, karena banyak pelanggan-pelanggan lama bertandang ke sana.
Bila melihat beragam pastry yummy yang disajikan, tak heran bila nama outlet Patisserie Francois menjadi simbol untuk menu-menu yang dihidangkan.
"Asal muasal terbentuknya nama Patisserie Francois, dari nama kakak saya. Kakak saya namanya Francois, karena kita ada keturunan darah Perancis dari Ayah," kata Pascal.
"Delapan tahun yang lalu, saya mulai memperbaiki konsepnya dengan memperbarui logo. Kalau ada menu yang telah berkurang permintaannya, maka saya akan modifikasi menu tersebut. Saya dan ibu yang bikin makanan. Kalau ketemu resep, kita suka mencoba lagi. Karena saya sendiri suka masak. Dulu saya sekolah di perhotelan dan masak di Amerika dan Australia," tutur alumni Institute of Seattle Culinary Art, Sydney dan International College of Tourism and Hotel Management.
Jika Anda ingin bertandang ke Patisserie Francois, maka open hoursnya mengikuti jam buka dan tutupnya Plaza Indonesia.
"Setiap di atas pukul 8 malam, makanan kita diskon 40 persen di semua outlet," tandasnya seraya berpromosi.
Sumber: okefood.com
"Keistimewaan yogurt Patisserie Francois, kita bikin sendiri. Susu yang diminta kadar lemaknya sekian. Asam di dalam yogurt-nya sekian. Untuk bahan dasar yogurt-nya sendiri tetap dari Italia. Tapi susu yang digunakan susu fresh lokal. Harga untuk yogurt sendiri berkisar dari Rp17 ribu sampai Rp39 ribu. Yogurtnya sendiri ada dua rasa, original dan manggo," ujar owner Patisserie Francois Pascal Lasmana, saat ditemui di outlet Patisserie Francois di Plaza Indonesia lantai 2 west lobby.
Yogurt Patisserie Francois memang pantas dibilang istimewa. Sebab, rasa lembut dari yogurt serta asam yang pas begitu memanjakan lidah. Apalagi, jika dicampur dengan topping. Wah, bisa membuat Anda meleleh!
Outlet Patisserie Francois yang ada di Plaza Indonesia terbilang cozy. Di sini orang bisa lebih santai sambil meeting, atau hanya sekadar hang out usai jam kerja.
"Di setiap meja tersedia wi-fi, dan musik disini juga tidak terlalu berisik. Banyak orang yang datang sehabis lunch untuk meeting di sini, karena tidak terlalu banyak orang lalu lalang. Di sini ramainya after lunch, saat three in one berlaku kalau weekdays. Kalau weekend banyak keluarga yang datang," jelas Pascal.
Menyajikan 250 jenis kue, seluruh makanan di Patisserie Francois lebih disesuaikan dengan lidah orang Indonesia. Sementara untuk harga makanannya mulai dari Rp3.000 sampai Rp12.000. Sedangkan untuk minuman dibanderol dari Rp10 ribu sampai Rp30 ribu.
Pastry, dan kue-kue jajanan pasar yang disajikan Patisserie Francois sangat pas untuk menemani santai sore Anda. Apalagi jika hasrat menyemil Anda muncul, namun perut terasa masih kenyang karena porsi makang siang. Rasa gurih, serta "kres" dari pastry yang ada di Patisserie Francois, benar-benar membuat Anda ketagihan untuk hang out lebih lama.
Manis memang dominan dengan beraneka dessert, tapi jangan salah. Rasa manis yang ada dari pastry Patisserie Francois dapat membuat Anda ingin melumatnya lagi, lagi, dan lagi. Hmm?
Untuk diketahui, Patisserie Francois sudah ada dari tahun 1973. Sedangkan untuk outlet Patisserie Francois di Plaza Indonesia mulai dibuka sejak dua bulan lalu. Sampai detik ini, respon pengunjung bagus, karena banyak pelanggan-pelanggan lama bertandang ke sana.
Bila melihat beragam pastry yummy yang disajikan, tak heran bila nama outlet Patisserie Francois menjadi simbol untuk menu-menu yang dihidangkan.
"Asal muasal terbentuknya nama Patisserie Francois, dari nama kakak saya. Kakak saya namanya Francois, karena kita ada keturunan darah Perancis dari Ayah," kata Pascal.
"Delapan tahun yang lalu, saya mulai memperbaiki konsepnya dengan memperbarui logo. Kalau ada menu yang telah berkurang permintaannya, maka saya akan modifikasi menu tersebut. Saya dan ibu yang bikin makanan. Kalau ketemu resep, kita suka mencoba lagi. Karena saya sendiri suka masak. Dulu saya sekolah di perhotelan dan masak di Amerika dan Australia," tutur alumni Institute of Seattle Culinary Art, Sydney dan International College of Tourism and Hotel Management.
Jika Anda ingin bertandang ke Patisserie Francois, maka open hoursnya mengikuti jam buka dan tutupnya Plaza Indonesia.
"Setiap di atas pukul 8 malam, makanan kita diskon 40 persen di semua outlet," tandasnya seraya berpromosi.
Sumber: okefood.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar