Senin, 26 Oktober 2009

Manis Gurih Satai Lilit Bali

Bali tak hanya dikenal dengan panoramanya yang indah tetapi juga hidangannya yang lezat menggoyang lidah. Sate lilit adalah salah satu hidangan Bali yang populer. Aroma wangi sereh dan rasanya yang manis gurih enak dijamin menambah selera makan siang kali ini!
Siapa yang tak kenal satai? Makanan yang terbuat dari potongan daging ayam, sapi, kambing, ikan, dll ini memang terkenal akan rasanya yang lezat. Beberapa jenis sate dari daerah yang sudah kita kenal ada Sate Madura, Sate Tegal, Sate Klatak, Sate Padang.
Satu lagi yang tak kalah populer adalah pulau dewata yang terkenal akan Sate Lilitnya. Berbeda dari sate lainnya satenya orang Bali ini cukup unik dan memiliki cita rasa yang berbeda.
Sate sebenarnya tidak selalu berupa daging yang dipotong-potong lalu ditusuk sebelum dibakar. Sate lilit ini contohnya bukan ditusuk melainkan menggunakan daging cincang yang dililitkan dalam sebatang bambu. Karena sapi dianggap sebagai hewan suci setara dewa yang tidak boleh dibunuh. Sate lilit biasanya menggunakan seafood seperti daging ikan, udang, atau ayam.
Kekhasan lain dari sate lilit juga terletak pada bumbu-bumbunya yang terdiri dari kunyit, kencur, sereh, pala, gula aren, dan minyak kelapa. Setelah daging ikan cincang dilembutkan, diberi bumbu, santan, dan parutan kelapa, barulah dililitkan dalam sebatang bambu dan kemudian dibakar diatas arang.
Masyarakat Bali percaya bahwa dibalik setiap hidangan ada filosofi yang tidak boleh ditinggalkan. Begitu pula dengan sate lilit yang dipercaya melambangkan senjata para dewa dalam hal ini dewa Brahmana. Oleh karena itu di Bali, sate lilit biasanya turut dihidangkan pada saat upacara-upacara keagamaan.
Satai lilit biasanya disantap bersama nasi campur, ketupat, atau plecing kangkung. Rasa satai yang manis-manis gurih ini dijamin lezat menggoyang lidah. Mau?
Sumber: detikfood.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar